1. Definisi Usia Lanjut
Menurut World Health Organization / WHO terdapat tiga tahap lansia :
a. Lanjut usia elderly yaitu antara 60-74 tahun
b. Lanjut usia tua (old) yaitu antara 75-90 tahun
c. Usia sangat tua (very old) yaitu diatas 90 tahun
Beberapa pengertian Usia Lanjut dari para tokoh :
a. Setyonegoro: Lansia adalah orang yang berusia lebih dari 65 tahun. Selanjutnya terbagi ke dalam 70-75 tahun (young old); 75-80 tahun (old); dan lebih dari 80 tahun (very old).
b. UU No. 13 Tahun 1998: Lansia adalah seseorang yang mencapai usia 60 tahun ke atas.
c. Sumiati AM: Seseorang dikatakan masuk usia lansia jika usianya telah mencapai 65 tahun ke atas
Ketika sudah menua, akan disertai adanya penurunan kondisi fisik, psikologis maupun sosial saling berinteraksi. Keadaan ini berpotensi menimbulkan masalah kesehatan secara umum, maupun kesehatan jiwa secara khusus pada lansia.
2. Faktor yang mempengaruhi Psikologi Usia Lanjut
a. Penurunan kondisi fisik atau respon makin lambat
b. Penurunan fungsi dan potensi seksual
c. Perubahan aspek psikososial yaitu penurunan bentuk kognitif dan psikomotor.
Bentuk kognitif meliputi proses belajar, pemahaman, perhatian.
Psikomotor yang berhubungan dengan gerak, dorongan, kecepatan.
d. Perubahan yang berkaitan dengan pekerjaan. Orang tua yang sudah pensiun sebenarnya merupakan waktu yang tepat untuk istirahat atau menikmati hari tua. Tetapi sering diartikan sebagai kehilangan penghasilan, kedudukan, jabatan, peran, status dan harga diri.
e. Perubaha dalam peran sosial di masyarakat
3. Pola-pola Kepribadian pada Masa Lanjut Usia
a. Jenis Kepribadian
- Tipe Kepribadian Konstruktif, biasanya tipe ini tidak mengalami gejolak, tenang, dan mantab sampai masa tua
- Tipe Kepribadian Mandiri, kecenderungan mengalami post power syndrome, apalagi jika pada masa lansia tidak diisi dengan kegiatan yang dapat memberikan otonomi pada dirinya.
- Tipe Kepribadian Tergantung, biasanya sangat dipengaruhi kehidupan keluarga
- Tipe Kepribadian Bermusuhan, banyak keinginan yang kadang-kadang tidak diperhitungkan secara seksama
- Tipe Kepribadian Kritik Diri, terlihat sengsara karena perilakunya sulit dibantu orang lain
b. Ukuran Aktivitas Peran/Sosial
c. Ukuran Kepuasan Hidup
- Tipe Kepribadian Konstruktif, biasanya tipe ini tidak mengalami gejolak, tenang, dan mantab sampai masa tua
- Tipe Kepribadian Mandiri, kecenderungan mengalami post power syndrome, apalagi jika pada masa lansia tidak diisi dengan kegiatan yang dapat memberikan otonomi pada dirinya.
- Tipe Kepribadian Tergantung, biasanya sangat dipengaruhi kehidupan keluarga
- Tipe Kepribadian Bermusuhan, banyak keinginan yang kadang-kadang tidak diperhitungkan secara seksama
- Tipe Kepribadian Kritik Diri, terlihat sengsara karena perilakunya sulit dibantu orang lain
b. Ukuran Aktivitas Peran/Sosial
c. Ukuran Kepuasan Hidup
Sumber :
www.academia.edu
www.ruangguruku.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar