sayang kalian guys... :)

sayang kalian guys... :)

Halaman

Psikologi Remaja

 Psikologi Remaja

Masa remaja adalah peralihan dari masa anak dengan masa dewasa yang mengalami perkembangan semua fungsi untuk memasuki masa dewasa. Rentang waktu usia remaja ini biasanya dibedakan atas tiga, yaitu :
1). 12 – 15 tahun = masa remaja awal, 
2). 15 – 18 tahun = masa remaja pertengahan, dan 
3). 18 – 21 tahun = masa remaja akhir.
Remaja memiliki kecenderungan bahwa teman sebaya adalah tempat untuk belajar bebas dari orang dewasa, belajar menyesuaikan diri dengan standar kelompok, belajar berbagi rasa, bersikap sportif, belajar, menerima dan melaksanakan tanggung jawab. Belajar berperilaku sosial yang baik dan belajar bekerjasama.
Teman sebaya adalah tempat memperoleh informasi yang tidak didapat di dalam keluarga, tempat menambah kemampuan dan tempat kedua setelah keluarga yang mengarahkan dirinya menuju perilaku yang baik serta memberikan masukan (koreksi) terhadap kekurangan yang dimilikinya, tentu saja akan membawa dampak positif bagi remaja yang bersangkutan.


Karakteristik Remaja
Menurut Gunarsa (1989) beberapa karakteristik masa remaja :
1). Kecanggungan dalam pergaulan dan kekakuan dalam gerakan
2). Ketidakstabilan emosi
3). Adanya perasaan kosong akibat perombakan pandangan dan petunjuk hidup.
4). Adanya sikap menentang dan menantang orang tua.


Perkembangan Fisik Psikologi Remaja
Perkembangan fisik, pada remaja akhir permasalah yang muncul adalah permasalahan fisik yang terjadi pada diri mereka. Keadaan fisik yang dimiliki biasanya tidak sesuai dengan fisik yang ideal yang diinginkan atau sering membandingi fisiknya dengan orang lain. Hal ini mengakibatkan kurang percaya diri. Berkaitan dengan permasalahan fisik, dapat dibedakan menjadi 2 bagian:
   a. Ciri-ciri seks primer. Pada pria mengalami pertumbuhan pesat pada organ testis, pembuluh yang memproduksi sperma dan kelenjar prostat. Kematangan pada pria sekitar usia 14-15 tahun. Begitupun pada wanita terjadi pertumbuhan cepat pada organ rahim dan ovarium.
  b. Ciri-ciri Seks sekunder. Remaja pria mengalami pertumbuhan bulu-bulu pada kumis, jambang, janggut, dan suara berubah menjadi parau. Pada remaja wanita mengalami pertumbuhan bulu-bulu secara terbatas yakni pada ketiak dan kelamin. Pertumbuhan terjadi pada kelenjar yang bakal memproduksi air susu sera pertumbuhan pada pinggul.


Perkembangan Kognitif Psikologi Remaja
Pada usia 12-20 tahun, pertumbuhan otak atau kemampuan berpikir dapat digambarkan :
  a. dapat berpikir logis tentang gagasan abstrak
  b. dapat membuat rencana, strategi, dan keputusan
  c. mampu menggunakan abstraksi (membedakan yang konkrit dan yang abstrak)
  d. dapat menguji hipotesis
  e. memikirkan masa depan


Perkembangan Emosi Psikologi Remaja
Remaja awal = sensitif, reaktif yang kuat, emosinya negatif dan temperamental (mudah tersinggung)
Remaja akhir = mampu mengendalikan diri


Perkembangan Moral Psikologi Remaja
Remaja tidak hanya mengejar kepuasan fisik saja tetapi meningkat pada tatanan psikologis (rasa diterima, dihargai, dan penilaian positif dari orang lain).


Permasalahan Pada Remaja
1). Permasalahan alkohol dan obat-obat terlarang, Hal ini didasari karena ingin tahu, meningkatkan rasa percaya diri, solidaritas, adaptasi lingkungan, atau kompensasi. Hal ini terjadi karena adanya pengaruh sosial  budaya dan interpersonal seperti kurangna perhatian dari orang tua, pondasi agama kurang, perpisahan orang tua, dan lain-lain.
2). Cinta dan hubungan seksual. Cinta kebersamaan atau affectionate love muncul ketika individu ingin memiliki pasangan. Telah matangnya organ-organ seksual pada remaja adalah masalah bagaimana mengendalikan dorongan seksual tersebut. 







x

Tidak ada komentar: